Selamat Datang

Web Site Indonesia Rumah Ternak yang merupakan Group dari Indonesia Rumah Aqiqah, View Land, Tumbuh Comunity. Kami merupakan usaha dalam bidang Agribisnis.

Kantor pusat kami berada di malang, sedangkan peternakan kami berada di malang dan batu. Usaha yang kami kembangkan bergerak dalam bidang Agro dan sekarang masih bergerak dalam peternakan kambing dan sapi. Untuk Perkebunan yang kami tawarkan merupakan perkebunan Apell.

Kami membuka peranserta masyarakat luas dalam bantuan modal, dimana agar perkembangan usaha yang ada semakin berkembang. Sistim yang kami terapkan bagi pemodal adalah dengan sisitim bagi hasil yang di tetapkan di awal perjanjian.

JAYALAH PETERNAKAN INDONESIA

CO.CC:Free Domain

Awas ! Cabai Tunai Rugi


Awas ! Cabai Tunai Rugi


Tahun depan petani cabai siap-siap menuai rugi jika harga rata-rata di kebun hanya Rp4.000~Rp6,000 per kg seperti kurun 2000—
2002. Supaya untung, "Minimalpetaniharus mendapat
Rp8.000—Rpl 0.000,1 cetus Ir Nurjaya, pengamat dan praktisi
pertanian. Itu lantaran biaya produksiper hektar meroket tajam
dari Rp35-juta—Rp40-juta pada 1999 menjadi Rp55-juta—Rp60-
juta sejak akhir 2002
.
Harga cabai di penghujung 2002 memang menggiurkan. Di tingkat eceran sempat menyentuh Rpl5.000~~Rp20.000 per kg. Dengan asumsi margin pemasaran 30%, harga di petani Rpl0.500—Rpl4.000. Namun, jangan buru-buru memutuskan menanam. Itu harga sesaat yang biasa terjadi setiap kali menghadapi rentetan perayaan Idul Fitri, Natal, dan tahun baru.
Menurut Nurjaya harga rata-rata di kebun sepanjang 2000—2002 cuma Rp4.000~Rp6.000 per kg. Padahalpada kurun yang sama biaya produksi merambat naik hingga mencapai Rp55-juta—Rp60-juta. Artinya, ada kenaikan 37—70% dari Rp35-juta~~Rp40-juta pada 1999. Di Jawa Tengah dan Jawa Timur biaya menjadi Rp40-juta dari sebeltunnya Rp30-juta. Dengan kenaikan itu, petani baru menuai laba bila memperoleh harga Rp8.000—Rpl 0.000 per kg.
Untung 100%
Naiknya biaya produksi per ha akibat melonjaknya biaya tenaga kerja, pestisida, pupuk, dan benih. "Biaya tenaga kerja per hari di Tasikmalaya dan Garut—sentra cabai—sekarang Rpl 5.000 dari sebelumnya Rpl0.000," tutur Ir Final Prajnanta, pengamat pertanian. Kenaikan sebesar 50% itu dirasakan berat karena pengeluaran untuk upah tenaga kerja mencapai 40% dari total biaya produksi.
Harga Urea, SP-36, dan KC1 sf masing-masing Rpl.350, Rp2.600, Rp3.750 per kg. Itu naik 2 kali dibanding 1999. Harga pestisida bertambah 5% per tahun. Maka waj keuntungan petani kian merosot. "Kai pada awal 1990-an bisa untung 100| sekarang 25% sudah bagus," laifl alumnus Fakultas Pertanian UniversiB Soedirman itu.
Hitung-hitungannya, dengan produkl rata-rata 0,8 kg per pohon petani menuai panen 12,5 ton per ha. Cabai dibeB Rpl.500 per kg sehingga diperoleJ pendapatan Rp31-juta. Dengan modal] RplO-juta per ha pada 1990-an petani! mengantungi keuntungan Rp21-juta ataul 200% dari modal. Bandingkan dengan kondisi sekarang. Bila cabai dibeli Rp6.000 per kg-—menurut Final ini sulit sekali didapat—petani menerima kelebihan Rp20-juta dari modal Rp55-juta. Artinya ia hanya menuai untung 36%.
Melonjaknya biaya produksi juga pernah terjadi pada periode 1997—1998. Akibat krisis moneier harga-harga sarana produksi: benih, pupuk, dan pestisida melonjak 3 kali lipat. "Tapi dampak kenaikannya tidak terialu terasa seperti sekarang karena waktu itu biaya tenaga kerja tidak ikut-ikutan naik pesat," kata Final.
Luasan berkurang
Dampak peningkatan biaya produksi, luas penanaman diduga berkurang. "Sekarang (November, red) luas penanaman baru 20% dari normal," kata Nurjaya. Angkaituberdasarkanpenjualan sarana produksi di daerah-daerah sentra. Petani yang mulai mengolah laban pun berskala kccii, di bawah 1 ha. Dengan modal sama seperti sebelumnya petani memilih memperkecil luasan penanaman ketimbang tidak menanam sama sekali. Lahan-lahan di Magelang banyak yang dibiarkan kosong. Sebagian petani malah beralih menanam jagung dan cauliflower alias bunga kol.
Minimnya penanaman, selain karena peningkatan biaya produksi, juga karena hatna, penyakit, dan musim kemarau berkepanjangan. Dari luas penanaman normal 12.000 ha per tahun di Muntilan dan Magelang, turun 60% karena serangan virus. "Gejalanya tanaman kuning, batang itelengkung, kerdil dan pcndek, serta berbuah tidak normal," tutur Final.
Di Brebes, petani lebih memilih menanam bawang merah secara , monokultur. Tumpang sari dengan cabai ditinggalkan karena serangan tungau dan thrips mengganas. Wajar luas penanaman hanya kurang dari 1.000 ha; sebelumnya 4000—6.000 ha.
Dengan meroketnya biaya produksi,petani harus melakukan penghematan baik tenaga kerja, pupuk, dan pestisida. Harapannya petani masih mengantungi biaya produksi meroket. Target harga 8.000—RplO.000 per kg diprediksi tercapai pada Maret—April. Iturejeki tani yang mulai menanam di akhir 2002. (Evy Syariefa/Peliput: Nyuman SB)
*) disadur dari Majalah Trubus

Analisis Usahatani Cabal di Musim Hujan 2002 (1Ha)
Lokasi: Sukaburnl
Jehis Kegiatan
Satuan Biaya
per UriitTotal (Rp)
Penyiapan lahan
a. Sewa tanah 1 musim
1 ha
2.250.000
2.250.000
b. Pembangunan base camp
1 unit
1.250.000
1.250.000
c. Pembukaan fahan
40 HKP
13.500
540.000
d. Perribajakan
40 HKP
13.500
540.000
e. Pembentukan bedengan kasar
40 HKP
13.500
540.000
f. Kapur pertanlan
2 ton
750.000
1.500.000
g. Tenaga pehgapuran
5 HKP
13.500
67.500
h. Pupukkandang
16 ton
625.000
10.000:000
I, Pupuk ZA
350 kg
1.750
612.500
j. Pupuk Urea
200 kg
1.350
270.000
k. Pupuk SP-36
600 kg
2.600
1,560.000
I. Pupuk KCI
350 kg
3.750
1.312.500
m. Pupuk Borate
16 kg
32.500
520.000
n. Insektisida butir (Regent G)
20 kg
16.000
300.000
a Tenaga pemupukan ppk kandang
25 HKP
13.500
337.500
p. Tenaga pemupukan pupuk kimia
25 HKP
13.500
337.500
q. Perapihan bedengan
15 HKP
13.500
202.500
r. Mulsa PHP
200 kg
15.000
3.000.000
s. Tenaga pemasangan mulsa plastik
15 HKP
13.500
202.500
Sub total
25,342.500
Penyiapan bibit dan penanaman
a. Plastik polybag
15 kg
10.000
150.000
b. Benih cabai
17pack
75,000
1.275.000
c. Pfastik transparan
75 m
5.000
375.000
d. Plastik terpal
25 m
5.000
125.000
e. Tenaga kerja pesemaian
20 HKW
10.000
200.000
f. Penanaman
35 HKW
10.000
350.000
15 HKP
13.500
202.500
Subtotal
2.677.500
Pemeltharaan tanaman
a. Bambu
325 batang
8.000
2.600.000
b. Tenaga perempelan
25 HKW
10.000
250.000
c. Pemasanagan turus/ajir
50 HKP
13.500
675.000
;d. Tenaga pemupukan susuian
25 HKW
10.000
250.000
e, Pestisida
- Insektisida
18 liter
120.000
2.160,000
- Fungisida
30 kg
55.000
1.650.000
- Perekat perata Agristick
10 liter
25.000
250.000
f. Tenaga penyemprotan
50 HKP
13.500
675.000
g. Tenaga penyiangan
150 HKW
10.000
1.500.000
Sub total
10.010.000
Panen dan pasca panen
a. Tenaga panen
250 HKW
10.000
2.50O.000
20 HKP
13.500
270.000
b. Tenaga sortasi
25 HKP
13.500
337.500
c. Pengepakan/bongkar muat
25 HKP
13.500
337.500
d. Kardus
600 kardus
10.000
6,000.000
Sub total
9,445,000
Lam-Iain
a. Peralatan (sprayer, drum dsb)
4 unit
350.000
1.400.000
b. Gaji karyawan tetap
3 ® 400,000
1.200.000
3.600.000
Sub total
^.OJJOOOO^___
Total biaya
52.475,000
Target produksi
12.500 kg
Target harga
RpS.OOO
Target pendapatan kotor
Hpez.500.000
Target pendapatan bersih
Rp10.025.000
BEP harga
Rp4.198*g

Kirim Artikel & Berita

Jenis :
Nama:
Alamat :
Email Address:
Pekerjaan :
Usaha Agro Peternakan
Pertanian
Perikanan
Perkebunan
Keterangan :

form creator

UPDATE HARGA KOMODITI PETERNAKAN

Jenis :
Nama:
Alamat :
Email Address:
Pekerjaan :
Usaha Agro Peternakan
Pertanian
Perikanan
Perkebunan
Keterangan :

form creator

PASANG IKLAN FREE

Jenis :
Nama:
Alamat :
Email Address:
Pekerjaan :
Usaha Agro Peternakan
Pertanian
Perikanan
Perkebunan
Keterangan :

form creator

Form Penyusunan Ransum Ternak

Nama:
Alamat:
Kota :
Email :
Usaha Peternakan :
Lokasi Peternakan :
Jenis Formulasi Ruminasia
Unggas

Untuk Ternak Ruminasia ( 1-6 dalam kolom di atas )

Jenis Ternak Ruminansia :
Bobot Badan : (Untuk Ruminasia)
Sex Ternak :(Untuk Ruminasia) Jantan
Betina

Untuk Ternak Unggas ( 7-16 dalam kolom di atas )

Jenis Unggas : (Untuk Unggas)

Daftar Bahan Pakan

Di lihat Tabel Yang Telah Tersedia " Isikan nomernya saja"

Bahan Pakan 1 :
Komposisi :
Harga :
Bahan Pakan 2 :
Komposisi :
Harga :
Bahan Pakan 3 :
Komposisi :
Harga :
Bahan Pakan 4 :
Komposisi :
Harga :
Bahan Pakan 5 :
Komposisi :
Harga :
Bahan Pakan 6 :
Komposisi :
Harga :
Keterangan :

== SELAMAT MENCOBA ==

Kami Akan Kirimkan Formulasi Lengkap Anda Paling Lambat 1 Minggu Setelah anda mengisi Form Formulasi Pakan

untuk hasil klik di sini

http://pbpirt.blogspot.com/

* Ingat Cek Daftar Tabel yang tersedia


Free email forms

  ©Indonesia Rumah Ternak - Jayalah Agribisnis Indonesia.

Desain Dari Zon Anugera | ATAS